Belajar Bertani dan Mengenal Budaya di Kampung Budaya Pandan Wangi
- Selasa, 15 September 2026
- Publikasi Humas
- Cetak

Mengajak anak-anak belajar langsung di alam terbuka selalu memberikan pengalaman yang berkesan. Kegiatan outing class QuraniKids School kali ini (15/09) mengajak para siswa berwisata edukatif ke Kampung Budaya Pandan Wangi, yang berlokasi di Warungkondang, Cianjur.
Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diajak menikmati suasana pedesaan yang asri dan sejuk, tetapi juga belajar mengenal budaya Sunda serta proses pertanian tradisional secara langsung dari sumbernya.
Mengenal Budaya Sunda dan Tradisi Menanam Padi
Anak-anak dikenalkan pada budaya Sunda, khususnya mengenai tradisi pertanian lokal. Cianjur sangat terkenal dengan beras khasnya, yaitu beras Pandan Wangi. Di sini, para siswa belajar tentang alur dan proses penanaman padi secara tradisional yang dilakukan oleh para petani.
Melalui sesi ini, anak-anak diajak untuk memahami betapa panjang dan berharganya proses hadirnya sepiri nasi di rumah, sehingga diharapkan tumbuh rasa menghargai makanan sejak dini.
Mengenal Perkakas Tradisional: Bajak Kayu
Sebelum tanah siap ditanami padi, ada proses pengolahan lahan yang harus dilakukan terlebih dahulu. Para siswa diperkenalkan dengan bajak kayu, yaitu alat pertanian tradisional yang berfungsi untuk menggemburkan tanah dan mencampur sisa jerami sebelum musim tanam dimulai.
Anak-anak sangat antusias memperhatikan penjelasan tentang bagaimana alat kayu sederhana ini telah membantu pekerjaan para petani secara turun-temurun.
Pengalaman Unik: Membajak Sawah Bersama Kerbau
Salah satu momen yang paling dinanti adalah kesempatan bagi para siswa untuk mencoba praktik membajak sawah secara langsung. Dengan menggunakan alat bajak yang ditarik oleh kerbau dan didampingi oleh pemandu profesional, anak-anak merasakan pengalaman membajak sawah seperti petani sesungguhnya.
Meski awalnya beberapa siswa merasa ragu, pendampingan yang ramah dari para instruktur membuat mereka memberanikan diri dan menikmati momen langka ini dengan gembira.
Berani Kotor: Belajar Lewat Aktivitas Main Lumpur
Dalam kegiatan wisata edukatif ini, ada juga sesi bermain di area sawah berlumpur. Selain menyenangkan, aktivitas ini menjadi bentuk sensory play alami yang sangat baik untuk melatih motorik, keberanian, serta eksplorasi anak terhadap lingkungan sekitar. Para siswa terlihat sangat menikmati interaksi langsung dengan tekstur tanah dan air tanpa rasa canggung.
***
Hari ini kegiatan anak-anak Quranikids School full dilakukan di Kampung Budaya Pandan Wangi. Kami berangkat sejak pagi sehingga aktivitas rutin shalat dhuha pun dilakukan di sana. Kegiatan berlangsung hingga siang, termasuk melaksanakan shalat zhuhur berjemaah di lokasi. Tak lupa diselingi dengan makan bareng (botram) karena kami membawa ransum makan siang yang dimasak juru masak sekolah kami ke lokasi.
Melalui kunjungan ke Kampung Budaya Pandan Wangi ini, QuraniKids School berharap para siswa tidak hanya mendapatkan kegembiraan bermain, tetapi juga membawa pulang wawasan baru tentang pentingnya melestarikan budaya lokal, mencintai alam, serta menghargai setiap proses dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk dokumentasi kegiatan ini, Bapak Ibu bisa mengaksesnya di sini atau share keseruan outing class tersebut di sini.
Sampai jumpa di agenda outing class dan petualangan edukatif QuraniKids School berikutnya![]

Saat ini belum ada komentar