Beranda » Teacher's Diary » Halaman "6"

Kategori: Teacher’s Diary

Hari Pertama dengan Seragam Baru

Hari Pertama dengan Seragam Baru

  • Senin, 22 Juli 2019

Mentari pagi tadi seperti ikut senang menyambut riangnya siswa-siswi Quki School tingkat SD. Mereka membawa rasa riang karena tepat di hari ini mereka “resmi” menjadi bagian dari keluarga besar Quki School dengan seragam barunya. Ya, di hari Sabtu kemarin kami mengadakan sosialisasi seputar sekolah, visi misi besar kami, dalam mendidik dan mengajak mereka sebagai orangtua […]

Selengkapnya »
Peserta Termuda Tahfizh Camp #4

Peserta Termuda Tahfizh Camp #4

  • Rabu, 24 April 2019

Adalah Muhammad Tsabit Ja’far El-Hakim (Abang Tsabit), anak saya yang baru berusia 17 bulan kurang 1 hari, menjadi peserta termuda pada Tahfizh Camp #4 19-21 April 2019 kemarin. Pertama kali mengajaknya berkemah bersama siswa-siswi , awalnya saya merasa ragu untuk mengikutsertakannya dalam agenda ini. Namun saya berusaha untuk meyakinkan diri bahwa dia akan baik-baik saja […]

Selengkapnya »
Melangitkan Mimpi

Melangitkan Mimpi

  • Selasa, 25 Desember 2018

Pagi 18 Desember kala itu… Seiring dengan masuknya pesan via WhatsApp yang mengabarkan bahwa naskah lomba esai saya lolos seleksi dan masuk ke tahap presentasi besoknya, tak tau perasaan apa yang harus dimunculkan; entah bahagia atau kecewa. Kecewa karena masih bertepatan dengan acara karantina. Sesaat setelah pesan itu diterima… Saat mencoba untuk merenungi apa yang […]

Selengkapnya »
Let It Flows

Let It Flows

  • Senin, 26 November 2018

Seperti halnya orang dewasa, pada saat hatinya gundah, dipenuhi kecemasan, ketakutan tak beralasan, dia terkadang cukup didengarkan saja. Atau, cukup hadir untuk menemaninya menumpahkan air mata. Tahfizh Camp #3 di kawasan perkebunan teh Sarongge kemarin, menyisakan sebuah fragmen mendalam bagi saya. Lama ingin menuangkannya ke dalam sebuah tulisan. Sebutlah Kirana dan Amira. Keduanya selalu bersemangat […]

Selengkapnya »
Ekspektasi

Ekspektasi

  • Senin, 26 November 2018

Acap kali orangtua yang sederhana, berasal dari kampung dan hanya tamat sekolah dasar, bisa mengantarkan putra-putrinya menjadi sosok yang melebihi mereka. Sang ayah yang berprofesi sebagai seorang petani, tukang becak atau bahkan buruh kasar bisa mengantarkan anaknya lulus perguruan tinggi, hafizh Alquran, mendapat beasiswa untuk melanjutkan studi, hingga berhasil membuat sebuah karya yang membanggakan. Tak […]

Selengkapnya »
Akhirnya Mereka Pun Bergegas Salat Ke Masjid

Akhirnya Mereka Pun Bergegas Salat Ke Masjid

  • Rabu, 11 April 2018

Manusia mau bergerak bila ada pendorong. Pendorong atau motivasi itu bisa berupa materi semacam hadiah, bisa berupa ekspresi kasih sayang secara fisik semacam pelukan dan ciuman, bisa berupa pujian, bisa juga berupa ancaman. Semuanya boleh dilakukan. Semuanya diajarkan dalam Alquran; demi menjaga lurus dan taatnya manusia; demi selamat kehidupan dunia dan akhiratnya. Anak-anak juga manusia. […]

Selengkapnya »