photo_2018-08-23_19-46-38
- Diupload pada: Jumat, 24 Agustus 2018

Sumber: Barbequ 2018
Rekomendasi
-
Akhirnya Mereka Pun Bergegas Salat Ke Masjid
- Rabu, 11 April 2018
Selengkapnya »Manusia mau bergerak bila ada pendorong. Pendorong atau motivasi itu bisa berupa materi semacam hadiah, bisa berupa ekspresi kasih sayang secara fisik semacam pelukan dan ciuman, bisa berupa pujian, bisa juga berupa ancaman. Semuanya boleh dilakukan. Semuanya diajarkan dalam Alquran; demi menjaga lurus dan taatnya manusia; demi selamat kehidupan dunia dan akhiratnya. Anak-anak juga manusia. […]
-
Bainal Abaa Wal Abnaa
- Senin, 22 Maret 2021
Selengkapnya »Oleh:Ummu Haqqi (Peserta Parade Parenting Quki School 2021 dari Palembang) Pernikahan memunculkan tanggung jawab bagi seorang laki-laki, yaitu menjadi suami bagi istrinya dan ayah bagi anak-anaknya. Sehingga, pendidikan di dalam rumah tangga menjadi tanggung jawab seorang ayah. Oleh karena itu, seorang ayah harus memiliki sikap “qawwam” (pemimpin; memimpin, red.) agar paham seperti apa dan bagaimana […]
-
Mencintai yang Tak Pernah Dilirik
- Senin, 5 Februari 2024
Selengkapnya »“Agama adalah pembicaraan yang paling saya benci. Tentu karena ketika telah beragama harus mengikuti segala macam peraturannya. Jangankan Islam, agama lain pun tidak pernah saya lirik. Keberislaman saya bermula karena pernikahan. Saya tidak peduli meski harus menjadi seorang muslim, yang terpenting bisa menikah. Meski saat itu saya telah menjadi muslim, saya tidak pernah menghiraukan kewajiban-kewajiban. […]
-
Forgiveness As The Gift
- Jumat, 9 Februari 2018
Selengkapnya »Ini adalah esai terakhir dari serial pensyarahan poin-poin penting dalam Hijrah Inner Child. Sebuah uraian dari poin Forgiveness. Selamat membaca! (Redaksi) Oleh: Ibu Auf Afrin Tulisan kali ini merupakan alur terakhir dari upaya membereskan inner child. Berdamai dengan masa lalu, meski tidak mudah, namun sangat mungkin untuk ditempuh. Memang akan sulit untuk sampai pada tahap […]
-
Pendidikan Orangtua Sebelum Pendidikan Anak
- Rabu, 10 Januari 2018
Selengkapnya »Oleh: Yuana Ryan Tresna Banyak orangtua yang menyangka bahwa mereka sedang memperbaiki anak-anak mereka. Padahal sebenarnya mereka justru sedang merusak anak-anak mereka sendiri tanpa mereka sadari. Banyak orangtua yang sibuk mencari materi tarbiyatul aulad (pendidikan anak) tapi jarang yang sibuk mencari materi tarbiyatul walidain (pendidikan kedua orangtua). Padahal yang pertama hanyalah cabang dari yang kedua. […]
-
Menata Ruang Ekspresi Buah Hati
- Selasa, 2 Januari 2018
Selengkapnya »Oleh: Ibu Auf Afrin Parents, sejak buah hati lahir, kemudian tumbuh bersama kita, menjadi anggota keluarga di rumah, tentu mereka selayaknya mendapatkan ruang ekspresi yang sama dengan orang dewasa (orangtuanya), juga anggota yang lain. Seringkali orangtua berpikir bahwa mereka hanya anak kecil, sehingga seringkali pula mengabaikan setiap ekspresi anak yang membutuhkan ruang. Tidak hanya ruang, […]
