photo_2023-11-21_09-25-37
- Diupload pada: Selasa, 21 November 2023

Sumber: Tahfizh Camp #6
Rekomendasi
-
Self-acceptance Itu Bernama Qanaah
- Kamis, 8 Februari 2018
Selengkapnya »Berikut adalah esai pensyarahan dari poin Acceptance yang disitir dalam tulisan utama, Hjrah Inner Child. Selamat membaca! (Redaksi) Oleh: Ibu Auf Afrin Alhamdulillaah, saya masih diberi kesempatan melanjutkan uraian untuk poin kedua dari tulisan sebelumnya. Pada poin ini akan lebih banyak melakukan kontemplasi dengan diri sendiri. Saat menyelami konsepnya, saya malah betah memeriksa setiap ruang […]
-
Memori
- Selasa, 10 Maret 2020
Selengkapnya »“Ini sebagai tanda agar Ibu selalu ingat anak kami,” ujar seorang ibu kepada saya pada momen perpisahan sambil menyodorkan sebuah cinderamata yang dibungkus secara apik nan cantik. Saya lihat bingkisan yang sama diterima juga oleh guru-guru yang lain. Hanya sesungging senyuman, pada saat itu yang saya berikan sebagai jawaban. Namun di dalam hati, jawabannya lebih […]
-
Peserta Termuda Tahfizh Camp #4
- Rabu, 24 April 2019
Selengkapnya »Adalah Muhammad Tsabit Ja’far El-Hakim (Abang Tsabit), anak saya yang baru berusia 17 bulan kurang 1 hari, menjadi peserta termuda pada Tahfizh Camp #4 19-21 April 2019 kemarin. Pertama kali mengajaknya berkemah bersama siswa-siswi , awalnya saya merasa ragu untuk mengikutsertakannya dalam agenda ini. Namun saya berusaha untuk meyakinkan diri bahwa dia akan baik-baik saja […]
-
Perkataan Guru Menjadi Kenyataan
- Kamis, 8 September 2022
Selengkapnya »Ini adalah kisah Abu Yusuf. Ketika belajar, meskipun kecil, siapapun pasti pernah mengalami hambatan. Betul tidak? Teman-teman pernah merasakannya? Begitulah hidup. Penuh ujian, walaupun dalam jalan kebaikan. Abu Yusuf atau yang bernama asli Ya’qub bin Ibrahim Al-Anshori. Lahir pada tahun 113 H. Sejak kecil sangat mencintai ilmu, terutama dalam bidang hadis dan fikih. Namun, kedua […]
-
Mencintai yang Tak Pernah Dilirik
- Senin, 5 Februari 2024
Selengkapnya »“Agama adalah pembicaraan yang paling saya benci. Tentu karena ketika telah beragama harus mengikuti segala macam peraturannya. Jangankan Islam, agama lain pun tidak pernah saya lirik. Keberislaman saya bermula karena pernikahan. Saya tidak peduli meski harus menjadi seorang muslim, yang terpenting bisa menikah. Meski saat itu saya telah menjadi muslim, saya tidak pernah menghiraukan kewajiban-kewajiban. […]
-
Menghiasi Anak dengan Kesederhanaan
- Selasa, 2 Januari 2018
Selengkapnya »Oleh: Milda Nurjanah Rupa-rupa peralatan dan perlengkapan bayi yang bergelantungan di dinding Baby Shop begitu menggiurkan setiap mata para ibu. Ingin membeli popok model terbaru, flanel motif baru, stroller terpraktis, alat bantu jalan, gendongan terkini dan macam-macam. Belum lagi dengan baju-baju anak dengan berbagai model dan motif. Padahal semua barang tersebut belum tentu terpakai lama. […]
