DSC00757
- Diupload pada: Kamis, 18 Juli 2024

Sumber: Selamat Datang, Siswa-Siswi Baru Quki!
Rekomendasi
-
Jika Ibu Di-bully, Haruskah Sakit Hati?
- Rabu, 10 Januari 2018
Selengkapnya »Oleh: Ibu Auf Afrin Moms, pernah tersinggung karena ananda menyebut, “Ibu pelit!” tidak? Padahal saat itu kita sedang mengajari mereka agar tidak berlebihan meminta jajan. Atau saat ananda mengatakan, “Ibu nggak oke!” Padahal saat itu kita sedang mengajari mereka agar terbiasa mandi tepat waktu. “Ibu nakal!” “Ibu cerewet!” “Ibu jahat!” Atau ada juga ananda yang […]
-
Masa Muda: Lebih Baik Berlelah-lelah atau Berleha-leha?
- Senin, 21 Oktober 2024
Selengkapnya »Oleh: Milda Nurjanah Tidak sedikit yang mengkritik cara belajar anak yang dijejali hafalan. Dinilai membebani anak. Merenggut masa bermainnya. Membosankan. Menurunkan minat belajar. Dan seterusnya. Lantas, hari ini kita dapati anak di jenjang pendidikan sekian belum hafal rukun-rukun dalam agamanya sendiri. Tidak hafal perkalian. Gagap menjawab pengetahuan dasar. Mirisnya di usia yang seharusnya sudah bisa […]
-
Melangitkan Mimpi
- Selasa, 25 Desember 2018
Selengkapnya »Pagi 18 Desember kala itu… Seiring dengan masuknya pesan via WhatsApp yang mengabarkan bahwa naskah lomba esai saya lolos seleksi dan masuk ke tahap presentasi besoknya, tak tau perasaan apa yang harus dimunculkan; entah bahagia atau kecewa. Kecewa karena masih bertepatan dengan acara karantina. Sesaat setelah pesan itu diterima… Saat mencoba untuk merenungi apa yang […]
-
Si Kembar yang Brilian
- Kamis, 15 September 2022
Selengkapnya »Ini adalah kisah Imam Asy-Sya’bi. Nama aslinya Amir bin Syurahbil. Setelah menjadi ulama, lebih sering dipanggil Asy-Sya’bi. Lahir di kota Kufah. Termasuk Tabi’in, yakni muridnya sahabat Rasulullah. Saat lahir, tubuhnya mungil dan kurus. Berbeda dengan saudara kembarnya yang gemuk. Akan tetapi soal ilmu, tidak tertandingi termasuk saudara kembarnya. Pada saat masih kecil, Amir sudah hafal […]
-
Membangun Cinta dan Koneksi tanpa Paksaan di Rumah
- Rabu, 19 Agustus 2026
Selengkapnya »Assalamu’alaykum, Keluarga Besar Quranikids School! Sebagai partner Ayah Bunda dalam mendidik putra-putri tercinta, kami ingin berbagi “bekal” berharga tentang bagaimana membangun pondasi agama yang kuat di rumah tanpa membebani fitrah anak. Seringkali kita berpikir bahwa mendidik anak secara islami itu sesederhana membuat anak rajin salat atau pandai menghafal Al-Qur’an. Namun, ternyata maknanya jauh lebih dalam […]
-
Menularkan Harapan, Menularkan Kekuatan
- Senin, 24 Februari 2020
Selengkapnya »Melatih kematangan emosi pada anak-anak bisa dengan cara berbagi rasa bersama mereka. Seringnya, dinamika kehidupan mengobrak-abrik perasaan. Terkadang orangtua bisa mengendalikan diri dan tetap berusaha stabil di depan mereka. Namun tidak jarang pikiran orangtua menganggap akal anak-anak belum cukup mengerti untuk sekadar diajak berbagi. Underestimate terhadap anak-anak ini membuat orangtua urung terbuka kepada mereka. Dialog […]
