Beranda » Redaksi » Tahfizh Trip Goes to Garut » photo_44_2024-12-31_10-01-38

photo_44_2024-12-31_10-01-38

Sumber: Tahfizh Trip Goes to Garut

Bagikan Threads

Rekomendasi

  • Mencintai yang Tak Pernah Dilirik

    Mencintai yang Tak Pernah Dilirik

    • Senin, 5 Februari 2024

    “Agama adalah pembicaraan yang paling saya benci. Tentu karena ketika telah beragama harus mengikuti segala macam peraturannya. Jangankan Islam, agama lain pun tidak pernah saya lirik. Keberislaman saya bermula karena pernikahan. Saya tidak peduli meski harus menjadi seorang muslim, yang terpenting bisa menikah. Meski saat itu saya telah menjadi muslim, saya tidak pernah menghiraukan kewajiban-kewajiban. […]

    Selengkapnya »
  • Menulis Hingga Kedua Matanya Buta

    Menulis Hingga Kedua Matanya Buta

    • Senin, 12 September 2022

    Ini adalah kisah Ya’qub bin Sufyan. Lahir di penghujung tahun 190 H pada masa Harun Alrasyid. Bernama asli Ya’qub bin Sufyan al-Fasawy. Al-Fasawy diambil dari sebuah nama kota Fasa di Negeri Persia. Sering dipanggil juga dengan Ya’qub bin Abi Muawiyah. Sejak kecil, Ya’qub sangat mencintai ilmu. Karena cintanya, ia rela melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkannya. […]

    Selengkapnya »
  • Panduan Pedagogis: 12 Metode Mendidik ala Nabi Muhammad ﷺ

    Panduan Pedagogis: 12 Metode Mendidik ala Nabi Muhammad ﷺ

    • Senin, 3 November 2025

    Nilai Anak dan Keteladanan Nabi dalam Pendidikan Dalam kerangka Tarbiyah Nabawiyah (pendidikan profetik), anak dipandang bukan sekadar tanggungan, melainkan sebuah anugerah agung dari Allah SWT, nikmat besar, serta investasi kebaikan yang paling utama bagi kedua orangtuanya. Kehadiran mereka membuka kesempatan bagi orangtua untuk meraih pahala yang terus mengalir bahkan setelah meninggalkan dunia. Posisi strategis anak […]

    Selengkapnya »
  • Pesona Mindfulness

    Pesona Mindfulness

    • Senin, 15 Januari 2018

    Esai ini merupakan uraian untuk poin Awareness dalam tulisan sebelumnya, Hijrah Inner Child. Selamat menikmati. (Redaksi) Oleh: Ibu Auf Afrin Menjadi ibu yang biasanya sepaket dengan titel multitasking –beberes[1] iya, masak iya, ngasuh iya, nyuci oke, nyetrika hayu; belum lagi ditambah dengan profesi jualan, atau menjadi pegawai instansi, dll– tentu sangat menguras pikiran, waktu dan tenaga. […]

    Selengkapnya »
  • Ketika Saya Gemas dengan Psikologi

    Ketika Saya Gemas dengan Psikologi

    • Kamis, 23 Januari 2020

    OlehIbu Auf Afrin Afnan Kita sudah melewati tahap di mana aspek psikologis merupakan mekanisme fisiologis alami dari penciptaan manusia. Ya, sesederhana itu. Setiap manusia yang Allah ciptakan tentu butuh penyelesaian masalah kehidupan berkaitan dengan dirinya tanpa memandang perbedaan ras, agama, ataupun peradaban. Kemudian beranjak kita melewati tahap di mana konstelasi politik dunia mesti dikuasai satu […]

    Selengkapnya »
  • Tentang Peran Seorang Ayah

    Tentang Peran Seorang Ayah

    • Senin, 22 Maret 2021

    Berikut adalah catatan dari seorang ibu, yakni Mamik Ummu Khonsa, salah satu peserta Parade Parenting Quki School 2021, dari Nganjuk, Jawa Timur. –Redaksi Hari ini saya belajar parenting yang disampaikan oleh Ust. Yuana Ryan Tresna yang bertema Bainal Abaa Wal Abna. Saya seolah mendapatkan siraman lagi bahwa kedudukan ayah dalam pendidikan anak itu sangat penting, […]

    Selengkapnya »