Forgiveness As The Gift

Ini adalah esai terakhir dari serial pensyarahan poin-poin penting dalam Hijrah Inner Child. Sebuah uraian dari poin Forgiveness. Selamat membaca! (Redaksi) Oleh: Ibu Auf Afrin Tulisan kali ini merupakan alur terakhir dari upaya membereskan inner child. Berdamai dengan masa lalu, meski tidak mudah, namun sangat mungkin untuk ditempuh. Memang akan sulit untuk sampai pada tahap forgiveness jika alur awereness dan acceptance tidak ditempuh. Tertatih-tatihlah kita untuk bisa memaafkan jika tidak didahului kesadaran dan penerimaan yang utuh. Mari kita hadirkan lagi alur sebelumnya agar proses pemaafan menjadi hal yang ringan untuk dilakukan. Awareness mengajak kita menjadi pribadi yang memainkan dua hal, yakni fokus dan nalar. Kita sepakat bahwa inner child yang… Read More

Continue Reading

Hijrah Inner Child

Oleh: Ibu Auf Afrin Siapa yang lebih membutuhkan ilmu parenting? Untuk menjawab pertanyaan tersebut sebenarnya tidak sesulit menjawab pertanyaan semisal ‘Ayam dulu atau telur dulu?’. Karena saat ditanyakan ‘Orangtua dulu atau anak dulu?’ tentu orangtua duluan yang paling bertanggungjawab atas anaknya. Alhamdulillaah, semakin ke sini parenting semakin dimaknai sebagai ilmu untuk orangtua. Senang rasanya banyak opini yang berkembang mengarah kepada pemahaman “pendidikan orangtua sebelum pendidikan anak”. Itu lebih manusiawi dibanding persepsi ganjil sebelumnya yang mencitrakan parenting seolah hanya sebagai ikhtiar betapa bijaksananya orangtua karena hendak mengobati perilaku negatif anak. Karena ternyata, yang mendesak untuk “diobati” justru adalah orangtua terlebih dahulu. Saat orangtua sudah siap atau bahkan sedang belajar parenting pun,… Read More

Continue Reading