Dalam Hitungan Hari

Dalam hitungan hari sepeda yang kukayuh kemana-mana dengan aman dan udara bersih, akan berganti dengan langkah kaki. Bersepeda dirasa tidak aman, pejalan kaki bukan raja. Menghalangi jalan.
Dalam hitungan hari pemandangan jalanan yang teratur akan berubah menjadi kesemrawutan dan kebisingan.
Dalam hitungan hari perjalanan waktu dan dana yang terukur akan berubah menjadi tak karuan. Ngetem, macet. Janjian tidak bisa dipastikan.
Dalam hitungan hari makanan yang terhitung kandungan kalori, terjamin higienitasnya akan berubah menjadi campuran kepulan asap, debu bapak tukang sapu jalan, minyak yang dipakai berkali-kali, piring yang dibilas air yang tak diganti seharian.
Dalam hitungan hari segala jasa yang dilayani mesin berubah menjadi manusia.
Dalam hitungan hari internet yang terhubung sekejap akan berubah menjadi penantian yang berkejap-kejap.
Dalam hitungan hari kereta yang kusukai sebagai alat transportasi berubah menjadi angkutan umum yang berdesakan, campuran keringat. Kereta, mungkin tak pernah menjadi salah satu alat transportasi yang kuperhitungkan sedikitpun.
Dalam hitungan hari, tas, dompet, handphone yang bisa disimpan sekenanya menjadi harus dilapis berkali-kali, didekap sangat erat.
Dalam hitungan hari barang yang tertinggal, terjatuh atau hilang kemungkinan besar ditemukan menjadi kemungkinan besar direlakan.
Dalam hitungan hari kata-kata asing di telinga yang singgah setiap hari menjadi sesekali.
Dalam hitungan hari orang-orang yang telah berada di hati menjadi entah kapan bisa ditemui kembali.
Dalam hitungan hari tempat-tempat yang kukagumi menjadi memori.
Dalam hitungan hari pula…
Orang-orang yang luput dari pandangan mata akan kembali kujumpa.
Dalam hitungan hari pula, kitab-kitab yang tersimpan rapi di lemari akan kembali kukaji.
Dalam hitungan hari tempat-tempat yang kurindukan akan kusinggahi. Mesjid DT, semilir angin di Al-Furqon (UPI, red.)
Dalam hitungan hari atmosfer keimanan yang kental akan kurasa kembali.
_______________________
Milda Nurjanah
Ueda, 25 September 2009 21:00 WJ
0 Comments